Mewakili goresan hati teman-teman sebagai pelaku usaha, yang sama-sama lagi berjuang untuk memenangkan hati calon mertua. Okeh, ini serius
Semua teman dari TK, SD, SMP, SMA, Kuliah, Keluarga, Sepupu, Saudara Jauh, sampai mantan calon gebetan pada minta "tester" bahasa halus dari kata "Gratis".
Katakanlah, ada 1,2,3,4,5,6,7,8,9,10 orang pada minta "tester" masih nggak masalah (((nggak masalah))) bagi kalian. Mari kita bongkar dapur terlebih dulu:
1. Ingat kita harus beli bahan baku, pakai duit.
2. Biaya Operasional, listrik, gas, air, internet, dll, pakai duit juga.
3. Gaji Karyawan, pakai duit juga.
4. Dan masih banyak lagi.
1. Ingat kita harus beli bahan baku, pakai duit.
2. Biaya Operasional, listrik, gas, air, internet, dll, pakai duit juga.
3. Gaji Karyawan, pakai duit juga.
4. Dan masih banyak lagi.
Kalau semua minta "taster", cashflow tidak lancar, penghasilan berkurang, ditinggalin pacar, dan akhirnya gagal nikah. Selalu ada orang yang tidak peduli dengan tenaga, waktu dan biaya yang sudah kita keluarkan. Ironisnya, itu justru biasa dilakukan oleh orang-orang yang mengenal kita.
Tapi Saya percaya, teman-teman disini nggak begitu. Selalu menghargai dan mensupport karya anak bangsa dengan mencintai dan membeli produk-produk lokal. smile emoticon
So, tunggu apalagi! Actiion.
Postingan ini terinspirasi dari tulisan>>
http://www.kikasyafii.com/stop-minta-gratisan-untuk-produk…/
